Doktrin Seorang Guru Sma Terhadap Siswa Untuk Membenci Presiden Indonesia

By | Oktober 17, 2019

Keberpihakan politik memang sah-sah saja diemban oleh setiap warga negara, namun apabila dilakukan dengan cara iman terhadap dewasa yang masih duduk di dingklik Sekolah Menengan Atas nampaknya akan jadi kasus kan bung? benar saja hal ini terjadi, saat salah seorang orang renta murid menuduh guru di Sekolah Menengan Atas Negeri 87 Jakarta untuk membenci presiden Joko Widodo.

Doktrin yang dilakukan guru berinisial N ini dengan cara menawarkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Beberapa siswa tersebut dikumpulkan di masjid, berdasarkan sang pengadu, guru tersebut menyebut korban yang berjatuhan pada kasus petaka tersebut merupakan salah Jokowi. Selain itu sang pengadu menyayangkan hal semacam ini terjadi di ruang lingkup mencar ilmu dan mengajar ibarat di sekolah dan meminta pihak SMAN 87 untuk turun tangan.

Kepala Sekolah SMAN 87 pun menyampaikan kepada Detik, bahwa guru berinisial N tersebut sudah dimintai keterangan dan meminta maaf.

“Guru tersebut minta maaf atas kekeliruannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Beliau juga menciptakan pernyataan di atas kertas yang ditandatangani,” terang Patra Patriah Kepala Sekolah SMAN 87.