Maju Di Pilpres 2019, Prabowo Tak Mau Kekayaan Nasional Hanya Dikuasai Ajaib Dan Segelintir Orang

By | Oktober 17, 2019

Kita harus mengamankan kekayaan nasional kita. Kita harus hentikan kebocoran yang tiap tahun mengalir ke luar, dan untuk itulah aku maju di 2019 yang akan datang,” ucap Prabowo.

Salah satu capres Prabowo Subianto menganggap kalau kekayaan nasional selama ini dikuasai oleh asing, sampai-sampai rakyat tak mendapat apa yang menjadi bagiannya sebab juga dikuasai oleh segelintir orang. Sehingga alasan beliau maju adalam demi mengamankan kekayaan nasional.

Hal ini diutarakan Prabowo dalam sambutan Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta. Dalam sambutannya Prabowo menjabarkan pandangannya perihal ekonomi Indonesia dengan panjang lebar, salah satu kekayaan alam mineral yang merupakan modal untuk menjadi negara industri yang terkemuka. Andaikan ini sanggup dimanfaatkan otomatis kesejahteraan bakal merata bagi seluruh masyarakat Indonesia ucapnya.

Saya persilakan saudara-saudara untuk menilai apakah apa yang aku sampaikan masuk logika atau tidak,” ucap Prabowo.

“Apakah jalan keluar yang aku tawarkan masuk logika atau tidak yaitu jalan keluarnya ialah bahwa kekayaan nasional ialah bumi air dan semua kekayaan alam harus dikuasai negara dan dipergunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat,” imbuhnya Prabowo.

Di mata prabowo sistem ekonomi Indonesia kini tidak sesuai dengan kehendak pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, sebab kekayaan alam seharusnya dikuasai oleh negara demi kemammuran rakyat sebesar-besarnya, jadi ironis apabila dikuasai oleh segilintir pihak. Ketua Umum Partai Gerindra ini menjanjikan apabila beliau menang dalam Pilpres 2019 beliau akan menjalankan pengelolaan eknomi sesuai pasal tersebut.