Tak Ada Jaminan Jebolan La Masia Dapat Merdeka Di Barcelona

By | Oktober 17, 2019

Deretan pemain Barcelona yang merupakan jebolan La Masia yakni pemain-pemain mahir bung! Argumen ini sanggup dibuktikan dari beberapa pendahulunya ibarat Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Victor Valdes dan Carles Puyol. Nama-nama tersebut mendulang kesuksesan besar di Barcelona. Sehingga pada kala mereka Barcelona menjadi tim yang besar lengan berkuasa dan memangkan formasi trophy dari skala liga lokal, Eropa dan antar benua.

Lewat nama-nama tersebut Barcelona merupakan salah satu bentuk tim yang ideal di mana pemain-pemain mudanya berhasil bersinar, hingga nama La Masia selaku perguruan tinggi melambung tinggi dan punya banyak pemain berbakat. Meskipun begitu tak ada jaminan bagi jebolan La Masia sanggup sukses di Barcelona, alasannya banyak juga pemain berbakat yang pada kesudahannya gagal menuai ekspetasinya menjadi bab proyek terhebat Barcelona.

Konsisten di Level yang Berbeda dan Bersinar di Barcelona Hanyalah Angan Senja

Deretan pemain Barcelona yang merupakan jebolan La Masia yakni pemain Tak Ada Jaminan Jebolan La Masia Bisa Merdeka di Barcelona

Victor Vazquez merupakan salah satu pemain yang bisa menawarkan performa konsisten di level Barceona B, tetapi dirinya gagal ketika skuat Barcelona senior pada 2008. Minimnya kesempatan bermain yang dimiliki sekaligus tak bisa menggeser nama besar membuatnya hengka ke Club Brugge. Lantarna 3 muim bersama Barcelona Vazquez hanya bisa menorehkan tiga laga. Pemain yang sekarang menginjak usia 31 tahun hanya membela klub MLS.

Publik Menilai Bahwa Ada Pemain Muda Itu Dapat Bersinar

Deretan pemain Barcelona yang merupakan jebolan La Masia yakni pemain Tak Ada Jaminan Jebolan La Masia Bisa Merdeka di Barcelona

Dalam La Masia ada sebauh bab dari Samuel Eto’o Foundation yang diisi oleh Jean Marie Dongou. Tergabung dalam skuat perguruan tinggi Barcelona di usia 13 tahun, Dongou pun mendapat debutnaya bermain di Barcelona B ketika usianya masih 16 tahun bung.

Melihat akan hal itu, publik pun memprediksikan bila Dongou akan mempunyai masa depan yang cerah di skuad Barcelona. Nyatanya? itu semua salah, ia hanya bisa bermain tiga laga sebelum memutuskan berkarir di Real Zaragoza di tahun 2016.

Siapa yang Bisa Menggeser David Villa di Era Keemasannya di Barcelona?

Deretan pemain Barcelona yang merupakan jebolan La Masia yakni pemain Tak Ada Jaminan Jebolan La Masia Bisa Merdeka di Barcelona

Sandro Ramirez salah satu bakat yang bisa dibilang tak bisa menggeser skuat senior alasannya ketika itu David Villa masih matang walaupun usia tak lagi belia, selain itu hadirnya Luis Suarez ke Barcelona juga tak kalah ganasnya. Lantas apa yang bisa dilakukan oleh cowok yang gres menginjak usia 19 tahun?

Debut seniornya dijalani pada trend 2013/14  tidak sukses alasannya tidak mendapat banyak menit bermain ibarat pemain senior. Karena tak sanggup menit bermain ibarat yang diinginkan, alhasil ia memutuskan hengkang ke Malaga di tahun 2016.

Katanya Penerus Xavi Hernandez di Barcelona, Nyatanya Hanya 12 Laga yang sanggup Ditorehakannya

Deretan pemain Barcelona yang merupakan jebolan La Masia yakni pemain Tak Ada Jaminan Jebolan La Masia Bisa Merdeka di Barcelona

Sandro Ramirez hanya dongeng kecil dari La Masia, ada lagi pemain tengah berjulukan Sergi Samper yang digadang-gadang bisa jadi penerus Xavi Herndandez, sang maestro orisinil yang dibuat di La Masia dan bersumbangsih bagi Barcelona.

Disandingkan bakal menjadi penerus nama besar tentu menjadi sebuah beban. Meskipun di Barcelona B ia tampil konsisten, tapi bukan berarti ia mendapat jalan mulus ke skuat senior. Ia hanya berhasil mencatatkan 12 laga bersama Blaugrana.

Isaac Cuenca yang Nyaris Menjadi Bagian dari Barcelona

Deretan pemain Barcelona yang merupakan jebolan La Masia yakni pemain Tak Ada Jaminan Jebolan La Masia Bisa Merdeka di Barcelona

Di trend 2011/12 nama Isaac Cuenca sudah bisa menjadi bab skuat senior di usianya yang ke-22, dan pada trend debutnya ia mempunyai kesempatan bermain cukup banyak yakni 30 laga dan menorehkan empat gol. Tetapi di trend berikutnya ia harus mengalah alasannya tak bisa beradu kawasan dengan Lionel Messi.

Dipinjamkan ke Ajax Amsterdam di trend 2012/13 bisa jadi untuk menemukan kembali sentuhannya, namun itu semua tak membantu dirinya lalu ia menentukan hengkang ke Deportivo La Coruna.